Kamis, 11 Februari 2016

IQRO ( BACALAH )


Ada seorang Non-Muslim  berasal dari Amerika yang memperbincangkan tentang Islam dengan seorang Muslim  sambil menonton siaran langsung di chanel TV yang menayangkan kota Mekah.

Orang amerika tersebut merasa sangat kagum dengan kerumunan orang-orang di Masjidil haram, Ada lebih dari 7.000.000 orang berkumpul untuk sholat Isya.

Kodisinya sangat ramai dengan kerumunan orang-orang hilir mudik tidak beraturan.
lalu Da’I tersebut bertanya kepada orang Amerika tersebut “Menurut Anda, berapa lama waktu yang dibutuhkan supaya orang-orang yang disana bisa Berbaris dengan rapi?”
Orang Amerika tersebut menjawab “ 2 sampai 3 jam”

Dan Da’I tadi menyatakan “Masjidil Haram punya  4 lantai dan memiliki banyak dinding serta ruangan”
Si Amerika pun menjawab “Kalau begitu butuh waktu setidaknya 12 jam”

Sang Da’I pun kembali menjelaskan “Mereka yang kamu lihat di TV itu datang dari berbagai Negara yang berbeda  dan juga berbeda bahasa satu dengan lainnya”.
Orang Amerika itu menarik lagi kata-katanya lagi “ Wah.. kalo begitu mereka sama sekali tidak mungkin bisa berbaris dengan rapi”.

Akhirnya waktu Sholatpun tiba, dengan tanda bunyinya suara Iqomah.
Tampak imam Masjidil Haram berdiri di posisi terdpan berkata 

“Istawuu (Luruskan shaf / Barisan kalian masing-masing)”.

Maka berdirilah jutaan jema’ah tersebut dalam shaf-shaf / barisan yang tersusun menjadi rapi dan hanya butuh waktu tidak lebih dari 2 menit.

“Lihatlah betapa agungnya agama ini dengan memiliki sistemnya sendiri”.
Si orang Amerika tadi terperanjat dengan argumennya sendiri yang dipatahkan oleh kenyataan yang ada di depannya.

dipandanginya layar TV sejenak, dan kemudian ia mengatakan
“Tolong Ajari aku mengenal  ISLAM lebih jauh”

1 minggu  orang Amerika itu belajar dan terpana dengan fakta-fakta kebeneran Islam yang mencengangkan di segala bidang mulai medis, sejarah sampai ilmu fisika. yang selalu sejalan dengan Al-Quran.
akhirnya tanpa butuh waktu lebih lama orang Amerika itupun sudah menjadi  MUSLIM.

Subbhanallah
(AJ)

Kamis, 25 Juni 2015

HIKMAH RAMADHAN (Bocah Misterius)

Kisah hadirnya seorang bocah MISTERIUS yang membuat resah seisi kampung.
Bocah itu menjadi pembicaraan dikampung Ketapang. Sudah tiga hari ini ia mondar-mandir keliling kampung. Ia menggoda anak-anak sebayanya, menggoda anak-anak di atasnya, dan bahkan para orang tua. Hal ini bagi orang kampung amat sangat menyebalkan.

Yah, bagaimana tidak menyebalkan, anak itu menggoda dengan berjalan kesana kemari sambil tangan kanannya memegang roti isi daging yang tampak coklat menyala, Sementara tangan kirinya memegang Es kelapa, lengkap dengan tetesan air dan butiran-butiran es yang melekat di plastik es tersebut.

Pemandangan tersebut menjadi hal biasa bila orang-orang kampung melihatnya bukan pada bulan puasa! Tapi ini justru terjadi di tengah hari pada bulan puasa! Bulan ketika banyak orang menahan lapar dan haus. Es kelapa dan roti isi daging tentu saja menggoda banyak orang yang melihatnya. Pemandangan itu semakin bertambah tidak biasa, karena kebetulan  selama tiga hari semenjak bocah itu ada, Matahari yang menyinari kampung lebih terik dari biasanya.

Luqman mendapat laporan dari orang-orang kampung mengenai bocah itu. Mereka tidak berani melarang bocah kecil itu menyodor-nyodorkan dan memperagakan bagaimana dengan nikmatnya ia mencicipi es kelapa dan roti isi daging tersebut.

Pernah ada yang melarangnya, tapi orang itu dibuat mundur ketakutan sekaligus keheranan. Setiap dilarang bocah itu akan mengendus dan matanya akan memberikan kilatan yang menyeramkan, Hal itu membuat mundur orang orang yang akan melarangnya.

Luqman memutuskan akan menunggu kehadiran bocah itu, Kata orang kampung, belakangan ini, setiap bakda zduhur, anak itu akan muncul secara misterius. Bocah itu akan muncul dengan pakaian lusuh yang sama dengan hari-hari sebelumnya dan akan muncul dengan es kelapa dan roti isi daging yang sama juga!
Tidak lama Luqman menunggu, bocah itu datang lagi. Benar, ia menari-nari dengan meyeruput es kelapa itu. Tingkah bocah itu jelas membuat orang lain menelan ludah, tanda ingin meminum es itu juga. Luqman pun lalu menegurnya. Cuma, ya tadi, bukannya takut, bocah itu malah mendelik hebat dan melotot, seakan-akan matanya akan keluar.

Bismillah”. ucap Luqman seraya dengan kembali memegang lengan bocah itu. Ia kuatkan mentalnya. Ia berfikir, kalau memang bocah itu adalah makhluk  jadi jadian, ia akan korek keterangan apa maksud dari semua ini. Kalau memang bocah itu “Bocah beneran” pun, ia juga akan mencari keterangan, siapa dan dari mana bocah itu.

Mendengar kata Bismillah tadi, mendadak bocah tadi menuruti tarikan tangan Luqman.
Lukman pun menyentak tangannya, menyeret dengan halus bocah itu, dan membawanya kerumah. Gerakan Luman diikuti dengan tatapan penuh tanda Tanya orang-orang yang melihat kejadian itu. “Ada apa tuan melarang saya meminum es kelapa dan menyantap roti isi daging ini?” “Bukankah ini kepunyaan saya?” Tanya bocah itu sesampainya di rumah Luqman, seakan-akan tahu bahwa Luqman akan bertanya tentang kelakuannya.

Matanya masih lekat menatap tajam kepada Luqman. “Maaf ya, itu karena kamu melakukannya di bulan puasa” Jawab Luqman dengan nada halus. “Apalagi kamu kan tahu, kamu seharusnya juga berpuasa? Kamu bukannya ikut menahan lapar dan haus, tetapi malah menggoda orang-orang dengan tingkahmu itu.”

Sebenarnya Luqman masih akan mengeluarkan uneg-unegnya, mengomeli anak itu. Tapi mendadak anak itu berdiri sebelum Luqman selesai. Ia menatap Luqman lebih tajam lagi.
“Itu kan yang kalian lakukan kepada kami semua! Bukankah kalian yang lebih  sering melakukan ini ketimbang saya!? Kalian selalu mempertontonkan kemewahan ketika kami hidup dibawah garis kemiskinan pada sebelas bulan di luar bulan puasa?

Bukankah kalian yang lebih sering melupakan kami yang kelaparan, dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya dan melupakan kami?

Bukankah kalian juga yang selalu tertawa dan melupakan kami yang sedang menangis?

Bukankah kalian yang selalu berobat mahal, bila sedikit sakit menyerang, sementara kalian mendiamkan kami yang mengeluh kesakitan hingga kematian menjeput ajal..!?

Bukankah juga di bulan puasa ini hanya pergeseran waktu saja bagi kalian untuk menahan lapar dan haus!?
Ketika bedug maghrib berlalu, ketika Adzan magrib terdengar, kalian kembali pada kerakusan kalian..!!?”

Bocah itu terus saja berbicara tanpa memberi kesempatan pada Luqman untuk menyela.

Tiba-tiba suara bocah itu berubah. Yang tadinya ia berkata begitu tegas dan terdengar sangat “menusuk”, kini ia bersuara lirih, mengiba.

“Ketahuilah Tuan.., Kami berpasa tanpa ujung, Kami senantiasa berpuasa meski bukan waktunya bulan puasa, lantaran memang tak ada makanan yang bisa dimakan. Sementara itu Tuan hanya berpuasa sepanjang siang saja. itupun hanya di bulan puasa.

Dan ketahuilah juga, Justru Tuan dan juga orang-orang di sekeliling Tuan lah yang menyakiti perasaan kami dengan berpakaian yang luar biasa Mewahnya, Lalu kalian sebut itu menyambut Ramadhan dan Idul Fitri??
Bukankah kalian juga yang selalu berlebihan dalam mempersiapkan makanan yang luar biasa bervariasi banyaknya, segala rupa ada, lantas kalian menyebutnya menyambut Ramadhan dan Idul Fitri?

Tuan.., sebelas bulan kalian tertawa di saat kami menangis, bahkan pada bulan Ramadhan ini pun hanya ada kepedulian yang seadanya pula.

Tuan.., Kalianlah yang melupakan kami, kalianlah yang menggoda kami, dua belas bulan tanpa terkecuali termasuk di bulan ramadhan ini. Apa yang telah saya lakukan adalah yang kalian lakukan juga terhadap orang-orang kecil seperti kami..!

Tuan.., Sadarkah apa yang terjadi bila Tuan dan orang orang di sekeliling Tuan tertawa sepanjang masa dan melupakan kami yang semestinya di ingat?
Bahkan, Berlebihannya Tuan dan orang-orang di sekeliling Tuan bukan hanya pada penggunaan harta, tapi juga pada dosa dan maksiat.. Tahukah Tuan akan adanya Azab Tuhan yang akan menimpa?

Tuan.., Jangan merasa aman lantaran kaki masih mengijak bumi. Tuan.., jangan yakin perut akan tetap kenyang lantaran masih tersimpan pangan untuk setahun, Jangan pernah merasa matahari tidak akan pernah menyatu dengan bumi kelak..”

WUAAH.., entah apa yang ada dalam kepala dan hati Luqman. Kalimat demi kalimat meluncur deras dari mulut bocah kecil itu tanpa bisa untuk dihentikan.
Dan hebatnya, semua yang disampaikan bocah itu adalah benar adanya!

Hal ini menambah keyakinan Luqman, bahwa bocah ini bukanlah bocah sembarangan.
Setelah berkata pedas dan tajam seperti itu, Bocah itu pergi begitu saja meninggalkan Luqman yang di buatnya tertunduk bengong.

Dikejauhan, Luqman melihat bocah itu meghilang bak ditelan bumi.
Begitu sadar, Luqman berlari mengejar ke luar rumah hingga ketepian jalan raya kampung Ketapang. Ia edarkan pandangan ke seluruh sudut yang bisa dilihatnya, tapi ia tak menemukan bocah itu.
Ditengah deru nafasnya yang memburu, ia bertanya ke semua orang yang berada di ujung jalan, tapi semuanya menggeleng bingung.

Bahkan Orang-orang yang menunggu didepan rumah Luqman, karena penasaran dengan Bocah yang di tarik Luqman tadi mengaku tidak melihat bocah itu keluar dari rumah Luqman.

Bocah itu benar-benar misterius! dan sekarang malah menghilang! Luqman tidak mau main-main.
Segera ia putar langkah, balik kerumah. Ia ambil sajadah, Sujud dan Bersyukur. Meski peristiwa tadi tidak masuk akal, tapi ia mau meyakini bagian yang masuk akal saja.

Bahwa memang betul adanya apa yang dikatakan bocah misterius tadi.

Bocah tadi memberikan pelajaran yang berharga, betapa kita sering melupakan orang-orang yang mestinya kita ingat. Yaitu mereka yang tidak berpakaian, Mereka yang kelaparan, dan mereka yang tidak memiliki penghidupan yang layak.

Bocah tadi juga memberikan Luqman pelajaran bahwa mereka yang sedang berada diatas, yang mendapatkankan karunia lebih dari Allah.SWT, jangan sekali-kali menggoda orang kecil, dengan membusungkan dada dan mempertontonkan kemewahan, sementara yang melihatnya membungkuk dan menahan lapar.

Sekarang yang ada di pikiran Luqman adalah Bersyukur kepada ALLAH.SWT telah di perkenankan mengalami kejadian yang mungkin tak masuk akal di sebagian orang. dan Luqman berjanji mengabarkan kepada semua orang yang dikenalnya sebanyak banyaknya.

Pertemuan itu menjadi pertemuan terakhir Luqman dan penduduk kampung dengan bocah tersebut. sejak saat itu bocah itu tak pernah menampakkan dirnya lagi.

MASHA ALLAH.


Semoga kita yang membaca ini sedikit mengerti akan arti dan maksud dari ibadah puasa yang ditujukan untuk orang beriman (AJ)

Selasa, 10 Februari 2015

Jar Of Hearts

                                                                  "Jar Of Hearts"
                                                          (originally by Christina Perri)

Berikut video nya Maddi Jane Play Video
                         Cristina Perri Play Video



I know I can't take one more step towards you
'Cause all that's waiting is regret
And don't you know I'm not your ghost anymore
You lost the love I loved the most
I learned to live, half-alive
And now you want me one more time

[Chorus:]
Who do you think you are?
Runnin' round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Who do you think you are?

I hear you're asking all around
If I am anywhere to be found
But I have grown too strong
To ever fall back in your arms

I learned to live,half-alive
And now you want me one more time

Who do you think you are?
Runnin' round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Don't come back at all

Dear it took so long
Just to feel alright
Remember how you put back the lights in my eyes
I wished that I had missed the first time that we kissed
'Cause you broke all your promises
And now you're back
You don't get to get me back...

[Chorus:]
Who do you think you are?
Runnin' round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Don't come back at all

And who do you think you are?
Runnin' round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Don't come back at all
Don't come back at all...
Who do you think you are?

Kamis, 07 Agustus 2014

Again | Flyleaf

Lagu ini bercerita tentang penyesalan cinta,
dimana suatu saat anda akan bosan pada cinta lama.
dan saat anda mencari cinta baru yang kelihatannya sangat indah. tapi ternyata.
hal itu hanya semu belaka. cinta itu bukanlah cinta melainkan hanya nafsu belaka.
hanya penyesalan,penderitaan dan kegelapan yang anda dapat.
saat anda sadar dan mengetahui cinta anda sebelumnya lah cinta sejati anda.
anda mencoba kembali. namun semua telah berubah..
jadi SETIALAH sebelum anda menyesal. 

ini link youtube nya :
Flyleaf Play Video
Maddi Jane (Cover) Play Video

berikut " Lyric Again dari flyleaf " :

I love the way that your heart break
With every injustice and deadly fate
Praying it all be new
And living like it al depends on you

Here you are down on you knees again
Trying to find air to breathe again
And only surrender will help you now
I love you please see and believe again

Love that you are never satisfied
With face value wisdom and happy lies
You take what they say and go back and cry
You are so close to me that you nearly died

Here you are down on you knees again
Trying to find air to breathe again
And only surrender will help you now
I love you please see and believe again

They don’t have to understand you
Be still
Wait and now I understand you
Be still
Be still

Here you are down on you knees again
Trying to find air to breathe again
And only surrender will help you now
The floodgates are breaking and pouring out

Here you are down on you knees again
Trying to find air to breathe again
Right where I want you to be again
I love you please see and believe again

Here you are down on you knees again
Trying to find air to breathe again
Right where I want you to be again


See and Believe :’(

Kamis, 05 Juni 2014

IMPOSSIBLE | Shontelle

Sebuah Lagu yang sangat Indah dan menggugah hati. Dimana menceritakan penghianatan dari sebuah ikatan, Ane rekomendasikan dua versi, laki laki dan perempuan. Tapi bukan penyanyi aslinya "Shontelle" karena menurut saya lebih cool yang cover. hehe...
Dengan Link dibawah ini :

Maddi Jane ( Female Version )
James Arthur ( Male Version )


I remember years ago
Someone told me I should take
Caution when it come to love
I did, I did

And you were strong and I was not
My ilussion, My mistake
I was careless, I forgot
I did

And now when all is done
There is nothing to say
You have gone and so effortlessly
you have won
You can go ahead tell them

Tell them all know now
Shout it from the roof tops
Write it on the sky line
All we had is gone now

Tell them I was happy
And my heart is broken
All my scars are open
Tell them what I hope would be 
Impossible, Impossible,
Impossible, Impossible,

Falling out of love is hard
Falling for betrayal is worse
Broken trust and broken hearts
I know, I know

Thinking all you need is there
Building faith on love and words
Empty promises will wear
I know, I know

And now all is gone 
There is nothing to say

And if you're done with embarrassing me
On your own you can go ahead tell them

Tell them all know now
Shout it from the roof tops
Write it on the sky line
All we had is gone now

Tell them I was happy
And my heart is broken
All my scars are open
Tell them what I hope would be 
Impossible, Impossible,
Impossible, Impossible,

I remember years ago
Someone told me I should take
Caution when it come to love
I did,

Tell them all know now
Shout it from the roof tops
Write it on the sky line
All we had is gone now

Tell them I was happy
And my heart is broken
All my scars are open
Tell them what I hope would be 

Impossible, Impossible,
Impossible, Impossible,
Impossible, Impossible,
Impossible, Impossible

I remember years ago
Someone told me I should take
Caution when it come to love

Selasa, 13 Agustus 2013

Mawar putih


Nasi telah menjadi bubur. Hubungan yang telah terjalin hampir satu tahun itu harus pupus terbakar api cemburu Rian. Dan itu bukan cemburu tanpa alasan. Nina memang benar mendua.

            Rian hanya bisa termenung. Meski banyak wanita yang siap menerima Rian.tapi Rian hanya mencintai Nina.
            Empat Bulan berlalu. Ketika Nina ingin memejamkan mata. Tiba-tiba ponselnya berdenting “Pasti dari Doni” dengan malas Nina membuka SMS itu. Tapi, manakala ia melihat pengirim SMS itu, hati Nina serasa berbunga.
Apa kabarmu? Kamu ingat dengan saya?
“Ini nomor Rian”
Tanpa pikir panjang Nina langsung menghubungi Rian.
“Rian? Apa kabarmu? Kamu baik-baik saja?
“Ya, aku baik-baik saja Nina. kenapa kamu menghubungiku?
Nina tergagap. Ia tak siap menjawab pertanyaan itu “aku,,,aku selalu memikirkanmu Rian dan…” “ Ah… tak usah bohong” Rian memotong “Kamu telah melupakan aku, bahkan untuk mengirim SMS pun kamu tak sempat. Atau…jangan-jangan kau sudah lupa nomor ponselku?”
“Aku tahu. Semua teman-teman di sini juga tahu nomor ponselmu, tapi…”
“Tapi apa?” Rian memotong lagi “Kau terlalu egois. Satu kalipun tak pernah aku mendengarmu mengucapkan kata maaf. Bahkan untuk kesalahan yang sangat kamu sadari”
“Maaf kan aku Rian. Aku masih menyayangimu”
“Jikalau kamu memang sayang padaku. Besok temui aku di danau tempat kenangan indah kita dulu”
“Baiklah, tapi…” tiba-tiba sambungannya terputus “Rian…. Halo… halo”
Nina coba tuk kembali menghubungi Rian tapi selalu gagal.
***
            Saat sampai di tepi danau Rian tersenyum kecil… ia teringat akan kenangan manis itu…
Saat dimana Rian mengungkapkan perasaannya pada Nina.
            Setelah lama menunggu. Rian mengirim SMS ke ponsel Nina “Nina, aku menunggumu” Namun Nina tak membalasnya.
Rian masih termenung sendiri menatap harap ketengah danau.
Hari mulai sore. tak terasa rintik hujan muali turun. Namun Rian tetap duduk dibangku itu. Rasa putus asa terbesit di hati Rian. Hujan pun semakin deras.
Tiga minggu kemudian Nina datang ke kampus Rian.
“Nina”
“Rani? Apa kabarmu?” Nina mnyalami Rani
“Baik, kenapa kamu kesini? Kamu kan seharusnya di asrama kebidanan?”
“Aku ingin bertemu dengan Rian!!”
Wajah rani tersenyum kecil. “Apa kamu tak mendapat kabar itu?”
“Kabar apa” Nina heran.
Rani menatap mata Nina “Tidak kah kau tahu. Rian meninggal tujuh hari yang lalu”
Nina tersentak dan sekujur tubuhnya lemas.
“Duduklah Nina” Rani membimbing Nina duduk di taman kampus.
“Tak seorangpun menyangka. Ia pergi pada usia yang belia dan teramat mendadak. Ia masih ramah seperti biasa” “Rian sakit” potong Nina dengan lemas.
Rani menggeleng “Itu Cuma kecelakaan semata. Sedan itu menabrak motor Rian ketika keluar dari pekarangan masjid kampus. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit. Tapi ia sudah menghadap Tuhan”
Air mata tak terbendung lagi Nina menangis pilu.
“Oh..iya aku lupa. Satu minggu sebelum Rian meninggal. Rian memberiku sebuah benda. Katanya kemarin dia menunggu seseorang sampai tengah malam untuk memberi benda ini. Tapi katanya orang itu tak datang.
Saat ku Tanya “siapa orang itu Rian?” tapi Rian menggeleng.
Ku pikir maksudnya kau “NINA”
Rani pun merogoh tas nya dan mengambil Setangkai Mawar Putih Indah yang terbuat dari plastik.
Hati Nina terkoyak
Ia mengucapkan kata yang terbata-bata
“in..ini…  ma..mawar per..pertama..ku”
Tiba-tiba nina pingsan dan sekujur tubuhnya lemas seakan mawar itu menusuk tubuhnya dan melemparkannya ke kegelapan yang tak mempunyai setitik cahaya harapan.

*Mohon untuk tidak meng Copy, tulisan ini*

Senin, 09 April 2012

Pasir


Senyum mu bagai bulir pasir di tepi pantai
Mendarat lembut di laut lepas
Mengiring indah kicauan burung
Terbang lepas di ufuk mentari
Terbang
Tetaplah terbang
Tetaplah berenang di langit yang biru
Biarkan angin berhembus
Membubarkan segrombolan pasir
Agar berlayar ke tengah angin
Aku ingin terbang bersamamu 
Melayang bersamamu
Namun ku hanya pasir
Pasir


 
MMORPG Games - MMORPG List - Video Game Music