Minggu, 27 November 2011

KISAH JIBRIL,KERBAU,KELELAWAR DAN CACING








KISAH JIBRIL,KERBAU,KELELAWAR DAN CACING
Suatu hari Allah SWT memerintahkan malaikat Jibri AS untuk pergi menemui salah satu makhluk-Nya yaitu kerbau dan menanyakan pada si kerbau apakah dia senang telah diciptakan Allah SWT sebagai seekor kerbau dan semua seperti layak nya seekor kerbau. lantas Malaikat Jibril AS segera pergi menemui si Kerbau.
Di siang yang panas itu si kerbau sedang berendam di sungai yang penuh dengan lumpur. Malaikat Jibril AS mendatanginya kemudian mulai bertanya kepada si kerbau, "hai kerbau apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kerbau,rupa mu seperti kerbau dan sifa watakmu seperti kerbau???".
Si kerbau menjawab, "Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau, dari pada aku dijadikan-Nya sebagai seekor kelelawar yang buta di siang hari, hidupnya di dalam gua yang gelap dan ia mandi dengan kencingnya sendiri". Mendengar jawaban itu Malaikat Jibril AS  bingung. segera ia lah pergi menemui seekor kelelawar.
Malaikat Jibril AS mendatangi seekor kelelawar yang siang itu sedang tidur bergantungan di dalam sebuah goa. Kemudian mulai bertanya kepada si kelelawar, "hai kelelawar apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kelelawar, rupa mu seperti kelelawar dan sifat watakmu seperti layaknya seekor kelelawar ". "Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kelelawar. Di malam hari aku dapat melihat sejauh 500 meter walau banyak pohon yang menghalangiku, jika aku terbang Tak ada satu dahan pohon pun yang patah. Dari pada aku dijadikan-Nya seekor cacing. Tubuhnya kecil, tinggal di dalam tanah, berjalannya saja menggunakan perutnya dan hidupnya sangat hina selalu dibawah kaki makhluk hidup lain", jawab si kelelawar. Mendengar jawaban itu pun Malaikat Jibril AS semakin bingung. maka tanpa pikir panjang segera pergi menemui seekor cacing yang sedang merayap di dalam tanah.
Malaikat Jibril AS bertanya kepada si cacing, "Wahai cacing kecil apakah kamu senang telah dijadikan Allah SWT sebagai seekor cacing, rupa mu cacing dan sifat watakmu layaknya seekor cacing". Si cacing menjawab, " Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor cacing, Aku makan yang baik (Tanah) keluarnya juga baik (tanah) dan secra tidak langsung aku memberikan kehidupan kepada makhluk lain dengan cara manyuburkan tanah(Membuat lubang di tanah sehingga tumbuhan bisa hidup subur dan dimanfaatkan oleh makhluk lainya)dari pada dijadikaan-Nya aku sebagai seorang manusia. Apabila mereka tidak memiliki iman yang sempurna dan tidak beramal sholeh, bahkan mereka lebih hina di banding binatang yang paling terhina sekalipun dan  ketika mereka mati mereka akan disiksa selama-lamanya". 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



 
MMORPG Games - MMORPG List - Video Game Music